Thursday, November 17, 2011

Hourglass (Jam Pasir yang Berbalik)

Tittle        : Hourglass
Author    : Claudia Gray


“Love. I couldn't say but love and his face fade away into my eyes..”



            Menulis adalah salah satu aktivitas yang terkadang saya lakukan di sela-sela kesibukan. Bahkan  nggak jarang saya juga seringkali mengorbankan waktu belajar saya hanya untuk menulis sesuatu yang seharusnya menjadi prioritas sekunder. Sedikit nggak konsisten ya sama janji saya sendiri? Yang mau mendahulukan tugas daripada kepentingan pribadi?

 Tapi yang namanya ide itu munculnya nggak di duga-duga dan biasanya tanpa pemberitahuan. Ibarat makhluk kecil, ide itu bagaikan jerawat yang mendadak muncul gitu aja di bagian muka. Contohnya aja kayak sekarang ini, saya yang seharusnya menghapal materi buat mata kuliah PLSBT malah justru jadi keasyikan mijit-mijit tombol laptop karena si something bernama ide itu lagi berbaik hati muncul di monitor otak sehingga penting buat saya untuk menuliskannya di sini.

                Dan lagi-lagi ide saya yang muncul itu masih berupa komentar tentang buku. Lebih tepatnya tentang novel sih. Dan tentu aja, karena novel yang saya baca itu masih seputaran novel fiksi karangan Claudia Gray, maka untuk menuntaskan sedikit rasa ingin tahu kalian tentang novel yang saya baca, oke lah saya kasih sedikit bocorannya di sini.
                 
Bergabungnya Lucas dan Bianca bersama salib hitam lantas tidak membuat mereka berdua aman karena baik Bianca maupun Lucas harus menyembunyikan identitas asli Bianca dari siapapun – tak terkecuali dari Raquel dan Dana (teman dekat mereka).
               
Bianca yang telah ditakdirkan akan menjadi seorang vampir, kian hari kian merasakan naluri vampirnya tersebut. Termasuk nalurinya akan meminum darah. Tetapi karena situasi bersama Salib Hitam yang menyulitkan Bianca  untuk mendapatkan atau meminum darah manusia secara bebas, maka Lucas seringkali menyodorkan darahnya untuk diminum oleh si ceweknya tersebut. Padahal orang yang sudah di gigit vampir sedikit banyaknya akan memperoleh kekuatan vampir atau bahkan bisa menjadi vampir.

                Suatu hari ketika Bianca tengah meminum darah yang dibawakan oleh Lucas dari hasil membobol bank darah di area rumah sakit, Dana dan Raquel tak sengaja melihat hal tersebut yang mengakibatkan Lucas dan Bianca harus segera pergi meninggalkan markas sebelum anggota salib hitam yang lain mengetahuinya.

                Tapi tanpa sepengetahuan Dana, Raquel, teman dekat Bianca yang merasa shock atas peristiwa tersebut lantas melaporkan kejadian itu kepada anggota Salib Hitam yang lain sehingga para anggota Salib Hitam yang lain tersebut bergegas menangkap Lucas dan Bianca lalu menginterogasinya.

                Dana yang tak tega melihat Lucas dan Bianca di siksa oleh anggota Salib Hitam akhirnya memutuskan untuk membantu mereka melarikan diri. Dia yang ditugaskan untuk membawa Lucas dan Bianca ke suatu tempat untuk memusnahkan keduanya pada akhirnya jadi melepaskan mereka. Karena sebagai seorang teman baik dari keduanya, Dana merasa tidak tega.

                Setelah lepas dari Salib Hitam, Lucas dan Bianca lalu pergi ke rumah Vic dan mereka berdua diperbolehkan tinggal di gudang anggur. (sedikit note saya untuk bagian ini, seperti most of romance novel pada umumnya.. bagian ini sebaiknya hanya di baca oleh pembaca 17 tahun ke atas. Tapi walau begitu, kata-kata novel ini tidak seekstrim keliatannya)
               
Hari demi hari berlalu. Namun semenjak peristiwa kabur dari salib hitam tersebut, kesehatan Bianca semakin memburuk padahal Bianca sering atau bahkan setiap hari meminum darah. Lucas semakin tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Lantas apa yang salah? Satu-satunya cara adalah bertanya kepada kedua orangtua Bianca. Tapi itu tidak mungkin.

Bianca yang tidak ingin membuat Lucas khawatir selalu berusaha tegar. Dan hal tersebut membuat cowoknya semakin sedih dan semakin ingin melindungi ceweknya tersebut. Buat saya pribadi, bagian ini adalah bagian yang paling dalam. Dan bikin saya iri.

Lucas yang gagah perkasa dan ‘laki banget itu’ karena saking sayangnya dia dengan ceweknya tersebut, tanpa paksaan sedikitpun, ia rela melepaskan jauh-jauh jubah keangkuhannya sebagai seorang pria pemimpin yang seharusnya dilayani dan dipuja oleh banyak cewek.

Ia yang seharusnya diurus dan dilayani oleh ceweknya itu malah justru mengurusi ceweknya yang sedang sakit tersebut dengan tulusnya, merawat Bianca dengan sabarnya dan memberikannya seluruh perhatian yang ia punya lebih dari biasanya. Dan seketika saya inget akan part ini, saya jadi suka bertanya-tanya: “apa ada ya laki-laki se-care itu di dunia ini?” kalau ada.. mungkin cewek yang jadi pacarnya adalah cewek yang paling bahagia di dunia.”

Tidak ada satupun clue yang dapat dijadikan alasan sebagai penyebab dari sakitnya Bianca. Satu-satunya yang Bianca selalu ingat ketika ia masih tinggal dengan orangtuanya adalah bahwa kedua orangtuanya selalu mengatakan kepadanya bahwa Bianca akan berubah menjadi seorang vampir suatu hari nanti dan ia harus membunuh manusia. Tapi seketika cewek itu menjawab dengan bertanya jika ia tidak mau membunuh manusia, lantas apa yang akan terjadi, orangtuanya menolak menjawab dan lebih memilih bungkam.

Hari demi hari sakit yang diderita oleh cewek tersebut pun semakin bertambah parah, hingga di suatu malam di dalam kamar tidurnya, Bianca yang sudah sangat lemah menghembuskan nafas terakhirnya. Saat itu Lucas merasa amat sangat terpukul begitu juga dengan Balthazar yang mengetahui kematian Bianca. Namun, karena asal-usul Bianca yang merupakan vampir yang dilahirkan dengan bantuan roh, setelah kematiannya tersebut cewek itu masih tetap bisa melihat Lucas hanya sayangnya ia tidak bisa menampakan dirinya. Belum.

Di saat-saat sedih itulah, Balthazar yang benar-benar menginginkan adiknya kembali meminta pertolongan Lucas untuk membujuk lagi adiknya, Charity, untuk kembali padanya dan bergabung dengan Evernight. Dan tanpa pertimbangan yang matang, Lucas pun setuju. Masih dengan rasa sakit akibat kehilangan Bianca, bersama Balthazar cowok itu pergi untuk mendatangi Charity. Namun di sinilah akhir hidup Lucas sebagai manusia terhenti. Dalam sebuah pertempuran sengit, vampir psikopat bernama Charity yang tak lain adalah adik dari Balthazar berhasil membunuhnya dan menyempurnakan perubahan Lucas sebagai seorang vampir yang sudah memiliki kekuatan setengah vampir, karena sebelumnya Lucas sudah pernah di gigit oleh vampir lain, yaitu Bianca saat memberikan darahnya untuk menjaga Bianca tetap hidup, maka dengan keberhasilan Charity yang telah menggigitnya hal tersebut justru akan menyempurnakannya yang berarti adalah mimpi terburuk Lucas. Dimana ia nanti akan terbangun sebagai seorang vampir. Dan yang lebih mengenaskan pembunuhan itu terjadi di depan mata Bianca yang terlebih dahulu mati meninggalkannya.
               
                Tapi jangan salah, kisah novel ini belum berakhir sampai di sini, kisah antara Lucas dan Bianca setelah perubahan keduanya akan di bahas di novelnya yang terakhir yaitu Afterlife. So be patient, guys::

Monday, October 31, 2011

Stargazer #Lanjutan Evernight#

Tittle      : Stargazer
Author   : Claudia Gray

How could love beat everything when it all have changed more than anything?


Nampaknya akhir-akhir ini saya tengah mengalami semacam sleep panic disorder atau syndrom sleeping pressure atau apapun itu namanya yang mengakibatkan seseorang yang mengidapnya susah tidur kali ya? soalnya hampir tiap malem, saya selalu nggak bisa tidur dan kalaupun saya berhasil memejamkan mata, sudah bisa dipastikan bahwa hal tersebut terjadi bukan di jam-jam normal di mana umumnya manusia tertidur pada malam hari. Mungkin di saat orang-orang terbangun di keesokan harinya, mata saya baru setuju untuk mengibarkan bendera putih. Yah, kayak malem ini aja. Udah tengah malem dan saya masih belum juga bisa tidur.
Kenapa, kenapa, kenapa? (bayangin nada back songnya ayu ting-ting yang alamat palsu biar lebih dramatis)

Alesan kenapa pola tidur saya bisa sampe berubah drastis begitu? Ya, saya juga meneketembreng! Tapi mungkin orang yang memperhatikan saya di keesokan harinya akan melihat perbedaan yang cukup signifikan dan nggak mustahil mereka bakalan ngomong: "Ya, ampun, Des, apa kamu udah kena terjangan badai isabel?" atau bisa juga "Abis kena tsunami dimana ceu?" dan sebagainya, dan sebagainya. Tapi saya juga males sih kalau harus ngebahas efek negatif yang akan diakibatkan oleh syndrom sleep panic disorder ini. Yah - mendingan ambil sisi positifnya aja deh, kayak sekarang, saya mau cerita sedikit tentang novel kedua dari tetralogi Evernight-nya Claudia Gray yang judulnya Stargazer.


Pasti sedikit banyaknya udah tau dong novel Stargazer akan nampak seperti apa plotnya? buat yang belum nih saya kasih tau link previous novelnya yang pertama Evernight (Saat Takdir Terungkap) biar nggak pusing baca terusannya.

Dari novel sebelumnya, jujur aja saya lebih suka novel ini, karena ceritanya lebih complex dan bahayanya makin banyak dan Lucas makin keliatan 'laki banget' (yeah, cos  I do love a real man not a man - like) Selain menceritakan tentang forbidden love, di novel ini  juga diceritakan tentang semacam kekuatan supranatural yang menyerang Bianca secara langsung, tapi itu nggak akan saya bahas banyak-banyak. Just skip it aja ya.

Yang saya mau bahas disini adalah bagian yang paling saya suka, penggalan cerita tentang Lucas yang menyusupkan sebuah surat rahasia untuk Bianca lewat bantuan Vic yang isinya mengajak ceweknya tersebut bertemu di sebuah stasiun tua di dekat pusat kota karena saking kangennya plus suratnya itu juga mengungkapkan tentang isi hatinya yang sebenernya pada ceweknya yang vampir itu. Nih, saya kasih liat sepenggal isi suratnya yang entah kenapa saya suka banget kata-katanya : 

I realize that I might be off base here. It’s been a long time since
we’ve seen each other or been able to talk, and maybe you don’t feel the
same way anymore. Your parents have had a while to work on you about
what a bad influence I am, and if Black Cross freaks you out, I don’t
guess I can blame you. Besides, a beautiful girl isn’t going to be left
alone for long. Maybe you’re with somebody else now, like that Balthazar
guy. If that's how things are, I can't say I'd be happy for you

because happy is not what I'd be feeling.



Bagus kan? meskipun terkesan agak sedikit deperate tapi saya suka karena meskipun si penulis menggambarkan bahwa Lucas adalah laki-laki yang hampir sempurna tapi bukan berarti dia nggak bisa ngerasain yang namanya pesimis. Rasa pesimis cowok itu dalam suratnya bisa kita liat dalam kalimat:

"maybe you don’t feel the
same way anymore.
Besides, a beautiful girl isn’t going to be left
alone for long. Maybe you’re with somebody else now, like that Balthazar
guy. If that's how things are, I can't say I'd be happy for you

because happy is not what I'd be feeling.

Terus nih setelah Lucas berhasil menyusupkan surat rahasianya tersebut dan Bianca selesai membacanya maka cerita pun kemudian dilanjutkan dengan keberhasilan ceweknya tersebut keluar dari sekolahnya, Akademi Evernight, tanpa dicurigai. Yang kemudian si ceweknya itu segera menuju stasiun tua untuk menemui Lucas, namun di tengah perjalanannya, ia bertemu dengan Charity seorang vampir muda perempuan yang meminta tolong kepadanya untuk mengantarkannya sampai di stasiun, yang ternyata usut punya usut vampir muda tersebut adalah adik kandung dari Balthazar yang telah lama melarikan diri. Lucas yang mengetahui Bianca datang dengan membawa vampir lain, secara otomatis langsung menarik pancang karena vampir yang dibawanya adalah vampir yang kebetulan sedang diincarnya. Maka terjadilah pertarungan antara Charity dengan Lucas, namun vampir muda bernama Charity itu berhasil kabur.

Di scene yang selanjutnya, Bianca tertangkap basah saat pulang sehabis menemui Lucas oleh Balthazar. Namun vampir cowok itu berbaik hati tidak melaporkannya justru malah membantunya dengan catatan Bianca harus bersedia menolongnya menyatukan dirinya dengan Charity, adiknya yang sudah lama pergi darinya. Maka dibuatlah seolah-olah mereka berdua berpacaran sehingga hal tersebut memudahkan Bianca untuk pergi keluar dari Evernight karena orangtuanya amat sangat percaya pada cowok itu, Balthazar, yang mereka kira sebagai pacar anaknya.

Suatu hari ketika Balthazar, Bianca dan Lucas tengah bersama dalam sebuah pertemuan, mereka tak sengaja bertemu dengan Charity. Sebagai seorang kakak, Balthazar menghampiri adikknya dan memintanya kembali ke Evernight tapi adiknya itu menolak mentah-mentah karena ia benci, setiap kali teringat Evernight ia selalu teringat betapa menyesalnya ia bahwa Balthazar dulu telah mengubahnya menjadi seorang vampir daripada membiarkannya mati. Apalagi setelah Charity melihat kakaknya tersebut datang bersama Lucas yang jelas-jelas adalah musuhnya dan Bianca yang menurutnya aneh karena berpihak pada salib hitam meskipun ia seorang vampir.

Bathazar, Bianca maupun Lucas tidak berhasil membujuk Charity untuk kembali ke Evernight meskipun mereka bertiga berniat baik. Vampir muda itu memilih bergabung dengan sukunya yang merupakan kelompok suku yang jahat.

Klimaksnya adalah di saat vampir muda bernama Charity yang ternyata psikopat itu memberitahukan kepada kelompok salib hitam bahwa telah terjadi pembantaian manusia di Evernight yang sebenarnya hanyalah omong kosong belaka. Kelompok salib hitam yang terprovokasi langsung bergerak, mengepung dan membakar Akademi Evernight.

Akibat pembakaran tersebut maka terjadilah huru-hara yang selanjutnya digunakan oleh Bianca untuk kabur bersama Lucas tetapi karena mereka berdua kekurangan uang, maka mereka memutuskan untuk bergabung terlebih dahulu bersama Salib Hitam, tentunya dengan tetap menjaga rahasia Bianca sebagai seorang vampir sebelum melarikan diri kembali ke tempat dimana keduanya tidak akan bisa dilacak.

Sebenarnya tidak hanya Bianca yang ikut bergabung dengan kelompok Salib Hitam akan tetapi juga  salah seorang teman sekamar Bianca yang bernama Raquel juga ikut bergabung. Gimana kelanjutannya? tunggu di novel yang selanjutnya 'Hourglass'

Evernight (Saat Takdir Terungkap)

Tittle           : Evernight
Author       : Claudia Gray

'and when love comes to us then the destiny shows..'


Ok guys, jika kalian pernah mendengar sebuah kutipan kuno bahwa 'cinta itu datang tanpa di duga' novel ini adalah salah satu bukti sastranya. Kenapa saya bilang begitu? Yah, standar aja lah seperti novel-novel kebanyakan yang mengangkat tema cinta, novel ini juga menyisipkan cerita yang berbalut kutipan yang udah saya bilang barusan di atas di samping mengangkat tema cinta terlarang yang mungkin kalau buat saya pribadi sih, tiap kali saya inget tema 'forbidden love' dari sebuah novel sastra maka yang akan terbayang di laci otak adalah novel roman-actionnya tetralogi Twilight karangan Stephenie Meyer yang juga mengangkat tema serupa.


Tapi berani sumpah, di novel Evernight karangan Claudia Gray ini, si penulis justru mengawali ceritanya dengan menampilkan terlebih dahulu sisi menakutkan dari sebuah peristiwa yang sebenarnya cukup romantis yang kemudian menjadi awal dari pemicu timbulnya ketertarikan diantara Lucas dan Bianca. Beda bangetkan dengan di novel Twilight yang chapter awalnya lebih menekankan pada unsur misteri romantic heroic?

Jadi ketika Bianca mencoba kabur dari sekolah barunya di Akademi Evernight lewat sebuah hutan di samping tempat tinggal barunya, tanpa di sengaja gadis itu bertemu Lucas, seorang pemuda Amerika yang juga tengah berada di hutan tersebut. Bianca yang ketakutan melihat orang asing yang tak dikenalnya kemudian memutuskan untuk berlari menjauh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang justru membuat Lucas jadi ikut mengejarnya.

Dan unfortunately yang sebenernya fortunately banget itu, gadis bernama Bianca yang beruntung itu pun akhirnya jatuh ke pelukan Lucas alias tertangkap. Dan dengan dugaan awal yang menyelubungi pemikiran masing-masing dari mereka maka terjadilah sebuah percakapan yang akhirnya merujuk pada satu kesimpulan antara Lucas dan Bianca bahwa telah terjadi kesalahpahaman diantara mereka berdua. And I think that was a weird aquintance between her and him.

Bianca berlari karena menghindari Lucas yang membuatnya ketakutan sementara Lucas sendiri yang menjadi penyebab dari ketakutan Bianca menyangka Bianca berlari karena mungkin gadis itu sedang ada dalam bahaya dikejar oleh seseorang yang tentu aja bukan dirinya. Yah, semacam salah paham gitu deh ceritanya. Dan lagi seperti halnya konstruksi laki-laki gentle kebanyakan dari mulai zaman dulu sampai zaman sekarang yang emang suka begitu alias selalu punya sisi heroic dalam menyelamatkan wanita, khususnya wanita cantik, maka si Lucas yang punya jiwa heroic ini pun juga langsung tanggap dan mengejar cewek tersebut untuk menyelamatkannya dari bahaya yang justru sebenernya malah membuat gadis yang akan diselamatkannya itu menjadi lebih ketakutan.

Dan dari peristiwa itu maka lahirlah sesuatu yang sampai saat ini pun saya masih  bingung untuk mendefinisikannya. Kalian tau? CINTA. Lebih tepatnya cinta diantara Lucas dan Bianca.
Dan lagi-lagi karena kebetulan mereka berdua satu sekolah, maka singkat cerita mereka pun jadian. And it is what I called love comes without notions.

Dan satu rahasia gelap pun terbongkar. Lucas yang mengira Bianca adalah seorang manusia harus mendapati kekecewaan ketika mengetahui bahwa ternyata gadis yang dicintainya itu adalah keturunan vampir yang sedang bertransformasi menjadi vampir seutuhnya. Tetapi karena begitu cintanya Lucas pada gadis itu maka tidak dipedulikannya perbedaan tersebut.

Namun pada suatu hari ketika Lucas - ok, sebutlah apel, Bianca tak sengaja menceritakan sejarah terbesar keluarga Lucas pada kedua orangtuanya dan Balthazar (saingan Lucas) yang akhirnya membuat identitas Lucas sebagai anggota salib hitam (pemburu vampir)  yang tengah dikirim sebagai mata-mata untuk menghancurkan sekolah tersebut terbongkar yang mau tak mau memaksanya untuk segera melarikan diri dari tempat tersebut demi menyelamatkan jiwanya. Bianca yang tak menyangka keadaan berubah kacau dan tak rela Lucas pergi akhirnya menyusul pacarnya tersebut, dan bersama-sama, keduanya mulai melarikan diri dari sekolah mereka yang sebenarnya adalah sarang vampir. Lalu mereka menuju ke markas Salib Hitam.

Pelarian pun berhasil mereka lalui dengan selamat. Namun kemudian, orangtua Bianca dan Mrs. Bethany, kepala sekolah dari Akademi Evernight berhasil menyusul dan menemukan tempat persembunyian mereka beserta anggota salib hitam yang lainnya di sebuah gudang terlantar di pinggiran kota. Maka terjadilah pertempuran diantara salib hitam dan para vampir yang bertujuan untuk mengambil kembali anggota mereka, Bianca, yang tadinya mereka kira tengah  berada dalam keadaan bahaya akibat diculik oleh Salib Hitam. Tetapi pertempuran yang tidak seimbang tersebut kenyataannya malah membuat Lucas dan pihak Salib Hitam terdesak dan kewalahan sehingga akhirnya untuk menghindari korban dari pihak Salib Hitam, maka Bianca pun memutuskan untuk menyerahkan diri kepada pihak vampir tanpa membeberkan rahasia sebenarnya bahwa ialah yang ingin kabur bukan diculik oleh Salib hitam meskipun jauh di dalam hatinya sebenarnya ia ingin tetap bersama Lucas.

Semenjak itu, Bianca dan Lucas terpisah. Dan akses mereka terputus.

Dan lanjutannya ada di seri kedua novelnya, yaitu Stargazer.

Saturday, October 29, 2011

Crescendo (Lanjutan Hush-hush)

Judul    : Crescendo
Author : Becca Fitzpatrick

"Tapi mungkin sebaiknya ada hal-hal yang dibiarkan tersembunyi, karena kebenaran bisa menghancurkan segalanya - bahkan semua orang yang dipercayainya."




Yap! betul! ini adalah novel kedua dari seri trilogi Hush-hush karangan Becca Fitzpatrick yang mana novel pertamanya udah pernah saya bahas di tulisan saya yang berjudul Hush-hush (kisah malaikat terbuang yang luar biasa keren) 

udah bacakan? tuh saya kasih liat linknya::

Kalau di Hush-hush isi novel lebih cenderung menceritakan tentang kemisteriusan Patch dan asal muasal malaikat terbuang, di novel ini cerita lebih menitikberatkan pada masalah-masalah yang timbul pada si tokoh utama cewek yaitu, Nora Grey.

Setelah Nora Grey berhasil lolos dari upaya pembunuhan yang dilakukan oleh Jules alias Chauncey de Langeais, kehidupannya perlahan-lahan mulai berubah drastis dan hampir nampak sempurna. Setidaknya Nora kini memiliki Patch, malaikat pelindung yang luar biasa keren yang sekaligus juga merangkap sebagai pacarnya. Namun kisah cinta terlarang yang terjalin antara manusia dan malaikat adalah sesuatu yang benar-benar tidak dapat di benarkan dan sangat salah. Dan membuat para penghulu malaikat murka sehingga berniat menjebloskan Patch ke dalam Neraka.


Patch yang ingin menghindari ancaman dari para penghulu malaikat mulai menjauhi Nora di saat cewek itu mengatakan bahwa ia sangat mencintainya. Patch pergi dengan sangat tiba-tiba sehingga meninggalkan berbagai macam asumsi negatif di dalam diri cewek itu yang membuatnya berpikir bahwa Patch pasti tidak pernah mencintainya sama sekali tetapi hanya menjadikannya cewek bahan petualangan seperti apa yang sering dikatakan oleh Vee dan ibunya bahwa Patch itu bukanlah cowok baik-baik melainkan berandalan yang senang mempermainkan wanita.Dan ketika si cewek jatuh cinta maka cowok itu pun akan pergi meninggalkannya.

Kenyataan bahwa sikap Patch yang tiba-tiba berubah 180 derajat dan fakta bahwa Patch berkeliaran di depan jendela rumah Marcie Millar, musuh bebuyutan Nora, saat hari dimana Nora mengatakan jatuh cinta kepadanya, semakin menguatkan keyakinan Nora bahwa Patch memang benar-benar cowok berandalan yang tak pantas untuk di harapkan. Dan karena ketidak jelasan Patch dan kekeras kepalaan Nora yang ingin meminta kejelasan di saat yang rumit, hal itu pada akhirnya menyebabkan hubungan Nora dan Patch pun - PUTUS.

 Sebenarnya jauh di dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Nora masih sangat menyayangi Patch meskipun hubungannya telah berakhir. Dan seandainya Patch tetap dekat dengannya, mungkin Nora tidak akan menggubris Scott Parnell, teman lama Nora yang baru-baru ini pindah kembali ke Coldwater. Entah bagaimana, Nora seringkali berhubungan dengannya, terlebih setelah Scott terlihat seakan menyembunyikan sesuatu dari Nora, gadis itu menjadi lebih sering berinteraksi dengannya lebih dari yang diinginkannya. Tentu saja untuk membongkar rahasia yang disembunyikan Scott.


Seolah itu semua belum cukup, Nora dihantui bayangan ayahnya yang dibunuh. Dia menjadi bertanya-tanya, apakah darah nephilim yang mengalir di tubuhnya berkaitan dengan kematian sang ayah? Keinginan Nora membongkar misteri itu membuatnya terjerumus ke dalam situasi yang semakin berbahaya.

Dan di akhirnya cerita, para pembaca mungkin akan terkejut bahwa yang menjadi pembunuh ayah Nora adalah seseorang yang Nora kenal yang juga telah lama mengincarnya untuk menjadikannya tumbal. Dan lagi, Scott Parnell yang nampak dilukiskan memiliki karakter jahat pada kenyataannya adalah tokoh figuran yang berpihak pada Nora dan berniat membantunya. Intinya novel ini sedikit rumit untuk di baca dan membuat penasaran. So that's why this novel is really worth buat di baca.

Hush-Hush (kisah malaikat terbuang yang luar biasa keren)


Judul       : Hush-Hush
Author    : Becca Fitzpatrick
Tahun     : 2010
"Jika kesempurnaan itu tak mampu hadir dalam setiap diri manusia, tapi mengapa dia begitu sempurna?"


Mungkin dari sekian banyak novel fiksi yang saya baca, novel ini termasuk kategori novel fiksi-romantic favorit saya. Novel yang bercerita tentang seorang malaikat terbuang bernama Patch yang ingin menjadi manusia ini, secara garis besar berkisah tentang - seorang pembunuh yang mencintai orang yang akan dibunuhnya. Agak-agak sedikit rancu ya? Tapi cuman itu yang bisa saya simpulkan setelah baca novelnya.

Di novel ini diceritakan bahwa Patch yang merupakan malaikat  terbuang (malaikat yang dilempar ke bumi oleh Tuhan ) harus membunuh penghubung nephilimnya (keturunan manusia setengah malaikat)  yang ke seratus  jika ia ingin menjadi manusia dan melepaskan statusnya sebagai malaikat.

Patch yang awalnya sangat jahat dan sangat berambisi menjadi manusia tersebut, kemudian berencana membunuh Nora teman sekelasnya yang merupakan penghubung dari nephilimnya yang bernama Chauncey de Langeais agar keinginannya menjadi manusia tersebut bisa terkabul.  

Dengan kemampuan supranaturalnya sebagai seorang malaikat terbuang, cowok itu berusaha mempengaruhi guru biologi di kelasnya untuk membuat Nora menjadi partner kerja kelompoknya. Yang otomatis semakin banyaknya waktu yang Patch dan Nora habiskan, maka akan semakin mudah bagi Patch untuk membunuh Nora.
               
Nora yang tidak pernah mengenal Patch sebelumnya, merasakan ada sesuatu yang ganjil di dalam diri Patch. Cowok yang luar biasa keren itu begitu misterius dan sangat tahu banyak tentang dirinya melebihi Vee, sahabatnya sendiri. Semua kemisteriusan, keberandalan dan sikap cowok itu, pada awalnya membuat Nora benci dan ketakutan tapi pada akhirnya Nora pun menjadi penasaran dan mulai menyimpan perasaan.

Dan semakin Nora ingin menyingkap tabir gelap dalam diri cowok itu, semakin ia jatuh cinta kepadanya meskipun akal sehatnya melarang. Terlebih setelah mengenal Patch, Nora seringkali mengalami serangkaian kejadian-kejadian menyeramkan. Yang ternyata kejadian-kejadian menyeramkan yang dialaminya tersebut selain diakibatkan oleh rencana jahat dari Patch yang ingin membunuhnya juga diakibatkan pula oleh teror dari mantan kekasih Patch sewaktu di surga, yang bernama Angel Dabria yang iri melihat kedekatannya dengan mantan pacarnya, si Patch itu, yang dulu meninggalkanya karena  lebih memilih ingin menjadi manusia di muka bumi.
               
Dan karena seringnya mereka berdua  (Patch dan Nora) menghabiskan waktu bersama untuk menyelesaikan tugas biologi, akhirnya Patch yang hendak membunuh Nora perlahan-lahan juga merasakan jatuh cinta mendalam pada gadis itu yang akhirnya membuat Patch batal untuk membunuh penghubung nepilimnya tersebut karena alasan jatuh cinta tadi. Dan Patch membeberkan rahasianya bahwa ia adalah seorang malaikat. Lebih tepatnya malaikat terbuang.

Namun Nora yang terlanjur mengetahui bahwa Patch, yang dia cintai itu... dulu sempat berencana ingin membunuhnya membuat Nora menjadi teramat sangat kecewa yang menyebabkan dirinya berpaling kepada laki-laki lain bernama Jules yang ternyata cowok baru bernama Jules tersebut adalah penyamaran dari Chauncey de Langeais yang juga seorang nephilim murni yang merupakan budak Patch selama bertahun-tahun.  

Pada awalnya semuanya tampak berjalan seperti biasa, sampai akhirnya Jules membeberkan alasan bahwa ia juga sebenarnya ingin membunuh Nora.

Jules yang dendam kepada Patch yang seringkali memakai tubuhnya untuk merasakan sensasi manusia berencana hendak membunuh Nora agar Patch tidak bisa mendapatkan keinginannya menjadi manusia seutuhnya. Maka, Nora pun dijebak di dalam sebuah sekolah bersama Vee dimana Jules akan mengeksekusinya terlebih dahulu.

Dan Patch yang mengetahui niat jahat Jules berusaha menyelamatkan Nora, walaupun itu akan membuatnya diangkat kembali ke surga dan menjadi malaikat. (Hal yang paling tidak diinginkan oleh Patch) namun karena begitu cintanya ia kepada gadis itu, maka diambilnya keputusan tersebut.. Dan pergulatan pun terjadi yang diakhiri oleh kematian Jules. Dan Patch mendapatkan sayapnya kembali tetapi karena niat tulus Patch yang mencintai Nora Tuhan mengabulkan permintaannya untuk tidak mengangkatnya kembali surga tapi ia justru diberi tugas untuk menjadi malaikat pelindung bagi Nora di bumi. Selamanya.